SEJARAH


Perjalanan sejarah STKIP SoE sebagai sebuah lembaga pendidikan tinggi sebagaimana yang kita kenal sekarang, berawal dari prakarsa yang dibangun oleh Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Masyarakat TTS, Pemuda GMIT, GAMKI TTS dan Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia Cabang TTS.

Pasang surut proses pendirian STKIP SoE akhirnya sampai pada pertemuan yang dilaksanakan pada tanggal 29 Desember 2002 bertempat di Rumah Jabatan Bupati TTS yang dihadiri oleh Bupati TTS, Wakil Bupati TTS Pimpinan dan anggota DPRD TTS, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidikan, PIKI TTS, GAMKI TTS dan Pemuda GMIT yang kemudian menyepakati untuk mendirikan sebuah yayasan dengan nama “YAYASAN CITRA WACANA” yang bernaung di bawah GMIT.

Pertemuan tindak lanjut dilaksanakan  pada tanggal 09 Pebruari  2003 bertempat di Rumah Jabatan Wakil Bupati TTS dipimpin oleh Pdt. E. T. Chandra, STh sebagai Ketua Panitia Persiapan Pendirian Yayasan dan Perguruan Tinggi Kristen di Kabupaten TTS yang kemudian menyepakati untuk mengganti/merubah nama yayasan yang sebelumnya bernama “YAYASAN CITRA WACANA” menjadi “YAYASAN PERGURUAN KRISTEN SOE” dan mengusulkan nama perguruan tinggi yaitu “PERGURUAN TINGGI KRISTEN SOE” kemudian membentuk tim formatur untuk menyusun kepengurusan Yayasan Perguruan Kristen SoE.

Sebagai sebuah lembaga yang baru, maka Yayasan Perguruan Kristen SoE tidak bisa berjalan sendiri sehingga dibangunlah kerja sama dengan Perguruan Tinggi Kristen. Untuk itu, pada tanggal 13 Juni 2005 dilaksanakanlah suatu kerjasama antara UKSW Salatiga dengan Yayasan Perguruan Tinggi Kristen SoE  melalui naskah kerjasama nomor : 165/Rek.4/VI/2005 dan nomor : 01/YPTKS/VI/2005 yang ditandatangani oleh Prof. DR. John A. Titaley sebagai Rektor UKSW dan Ir. Paul V. R. Mella, Msi sebagai Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Kristen SoE dimana kedua pihak bersepakat untuk bekerja sama dalam bidang Pendirian Sekolah Tinggi Teknologi Midelkoop dengan 2 program studi yang diselenggarakan yaitu Program Studi Teknik Komputer dan Teknik Informasi. Perkembangan pengurusan ijin menuntut berbagai perubahan penyesuaian termasuk perubahan yayasan. Untuk itu, maka pada tahun 2008 terjadi perubahan akte notaris dimana Yayasan Perguruan Tinggi Kristen SoE mengalami perubahan nama menjadi YAYASAN PERGURUAN TINGGI SOE. Pada tanggal 16 Mei 2008, akte pendirian yayasan mengalami perubahan lagi dengan tetap menggunakan nama YAYASAN PERGURUAN TINGGI SOE dan pada perubahan ketiga inilah baru diperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan HAM RI melalui Keputusan Nomor : AHU-4485.AH.01.02 tahun 2008 tanggal 08 Oktober 2008.

Berdasarkan berbagai kajian dan peluang yang ada maka perguruan tinggi yang semulanya bernama SEKOLAH TINGGI TEHNOLOGI MIDELKOOP mengalami perubahan nama menjadi SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP) SOE.

Komunikasi terus dibangun dengan para pihak yang memiliki kompetensi dan relasi untuk pengurusan ijin pendirian STKIP SoE dan akhirnya atas tuntunan dan perkenan Tuhan Yang Maha Kuasa Sang Kepala Gereja maka pada tanggal 10 April 2013 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Menetapkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor  77/E/O/2013 tentang IZIN PENDIRIAN SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP) SOE DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR YANG DISELENGGARAKAN OLEH YAYASAN PERGURUAN TINGGI SOE DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR.

Menyadari bahwa diperolehnya izin pendirian STKIP SoE ini bukan suatu proses yang mudah dan juga bukan karena usaha atau kerja satu pihak tetapi karena berkat dan perkenan Tuhan Yang Maha Kuasa serta peran serta berbagai pihak maka pada tanggal 20 Mei 2013 diresmikanlah STKIP SoE oleh Bupati Timor Tengah Selatan.